Kamis, 20 Januari 2022

Antolgi Puisi Mata-Mata Manusia



Watak Wa Katok Dalam Kotak




K O T A K
A             O
T             T
O             A
K A T O K









(*)Puisi ini saya buat seteah membaca novel Harimau Harimau karya Mochtar Lubis.


TEMBAKAU

Untuk saat ini
Kau penenangku
Meski nanti
Kau membunuhku
Tembakauku
Rokokku
Asapku
Matiku








09 April 2015

21 PELANGI
21 pelangi hati
Wanita pergi
Habis diperkosa diri
Iblis mengerti
Berhenti menyakiti
Bahkanpun disakiti
Berhati hati
Kaum lelaki
Mungkin istri
Tak perawan lagi







5 april 2015

KAKAK KE EMPAT

Dia menjemput perawannya
Dalam lautan rumah tangga
Kini dalam pelaminan
Dengan cincin pernikahan












4 Mei 2015

PROSTITUSI

Babi membabi buta
Dia dalam malam
Merengek kesakitan
Menjerit untuk makan
Tetesan mata air dari mata
Nikmat dalam sakit ia rasakan
Bulat telanjang karena uang
Salahkan telanjang?
Salahkah mencari uang?
Walau tengkurap diatas ranjang
Dengan tusukan tusukan tajam
Lelaki hidung belang
Dari bisikan iblis mata keranjang



9 Mei 2015

CINTA, DUSTA DAN LUKA

Cinta mati karena hendak hidup
Bidadari itu setan
Dan setan itu bidadari
Cinta cinta cinta
Dusta dusta dusta
Luka luka luka
Persetan kata cinta
Kata dengan dusta
Kata membawa luka







12 Mei 2015

HITAM PUTIH

Hitam putih
Putih hitam
Kelam bersih
Bersih kelam
Mata hati ku cuci
Agar diri menari
Bagai sang mentari
Temani hari hari
Meski gelap lagi
Tapi ia kembali






14 Mei 2015

MATA-MATA

Mata melihat
Mata hati tak terlihat
Mata kaki tak melihat













05 Mei 2015

RONDA

Dihimpit sekat pekat
Di naung langit berkarat
Jalan merapat
Tangkap penjahat
Jika terlihat
Kau tak akan selamat
Masyarakat akan menjerat
Dan kau kan sekarat








15 Mei 2015

GORESAN HITAM

Dibentuk ditata
Tak mudah dibaca
Tak seindah karyaNya
Yang nyata bagai manusia
Tak ada bandingnya
Bahkan di surgaNya
Yang sulit diraba
Oleh hambaNya
Manusia







21 Mei 2015

MANUSIA DAN TUHANNYA

Butir embun
Butir pasir
Butir debu
Butir kerikil
Butir kuman sekalipun
Bisa dilihat olehNya

Jika kita hambaNya
Bisa berbuat apa kita?

Kita hanya bisa berusaha
Kita hanya bisa berdoa
Kita hanya bisa menunggu
Bagaimana keputusanNya
Terhadap kita umatNya





Bagai bulan berkarat
Bagai bintang telentang
Bagai langit menjerit
Bagai mayapada tersiksa

Manusia hanya menggonggong
Manusia hanya melolong
Manusia yang di todong
Oleh panas jahanam







21 Mei 2015

KELAMINKU

Apakah kelaminku bisa bermimpu ibu?
Memang apa kelaminmu nak?
Tapi kata remi jangan bilang kontol?
Nak, kau konyol!












04 Juni 2015

KORUPSI

Dia tidak malu malu
Tapi punya kemaluan
Dia tidak takut
Ketika dihasut
Dia bahagaia ketika dalam penjara
Dia tidak geram
Meski makan uang haram
Dia pintar
Pintar mengambil hak
Dia kaya
Yah kaya TIKUS!!!





08 Juni 2015

NEGERI KEBALIKAN

Nyanyian pemuda
Indonesia tanah airku
Tanak ku sewa air ku beli
Padamu negeri
Jiwa ragu kami
Garuda pancasila
Jadi burung kakak tua
Pelangi-pelangi alangkah indahnya
Korupsi-korupsi semakin menjadi
Inilah lagu dalam negeri






09 Juni 2015

PEMINTA MUDA

Tak tertata mereka berada
Sampai ke pelosok desa
Muka coklat garis hitam merana
Memang taka da kaca
Untuknya mereka membersihkan muka
Rasa iba terhadapnya
Muncul seketika juga
Padahal usianya muda
Sungguh nahas nasibnya
Di cai langit ia menjerit
Di atas bumi ia bermimpi





21 April 2015

DOA HAMBA

Kaki jalan karenaNya
Tangan meraba karenaNya
Mata melirik karenaNya
Mulut berujar karenaNya
Nafas
Pendengaran
Perasaan
Pemikiran
Bahkan semuanya adalah pemberianNya
Kasih terima atas segalanya
Meski hamba dililit kain dosa
Kau kasihi hamba
Meski hamba
Belum mengasihi sesama
Memberi cinta
Memberi  kasih
Memberi sayang
03 Maret 2015
BUDAYA BARU NAMANYA

Lihat koteka sudah tiada
Dilahap usia
Hanya ada kolor bapa
Rajutan ema dari kain sutra
Di negeri Indonesia
Luluh lantah budayanya
Dilupakan bangsanya
Karena produk cina
Kini rusak budaya
Sampai pemerkosa
Juga begal dimana-mana
Ini budaya baru namanya
Yang merampas budaya lama
Sehingga rakyat merana
Tolong jangan diikuti nak!!!
12 Oktober 2014

DINDING

Berhadapan dua dinding
Berwarna dan mengkilat
Satu berlapis cat
Dinding berwarna
Satu tak berlapis cat
Dinding mengkilat
Mana yang indah?
Dinding berwarnakah?
Dinding mengkilatkah?
Dinding mengkilatlah!
Meski tak berwarna
Pantulkan cahaya dinding berwarna
Jadilah dinding mengkilat
Depan dinding berwarna
Tak disangka indahnya
Sehingga terpesona
19 Februari 2015
KOPI

Minuman social terkini
Ditemukan Abu Al-hasan Syadhili
Di Mocha Jazirah Arab Saudi

Kulit merah cerah
Diolah tak cerah
Pahit rasanya
Nan banyak yang suka

Kaula muda sampai bapa-bapa
Perawan sampai tante-tante

Ketika rokok racunnya
Kopi jadi penawarnya

12 Juni 2015

MASALAH

Masalah
Masalah
Masalah
Masalah

Aku punya masalah
Kamu punya masalah
Dia punya masalah
Mereka punya masalah
Semuanya punya masalah

Lebih baik masalahku
Ketimbang masalah orang lain



04 Oktober 2014

TANAH

Apa rasa tanah?
Manis?
Ya manis
Pahit?
Ya pahit
Asam?
Ya asam
Asin?
Ya asin
Pedas?
Ya pedas
Semua rasa ada di tanah
Manusia dari tanah
Bukanlah sifat manusia
Tapi tanah yang menghasilkan rasa
Untuk yang tumbuh diatasanya
26 Mei 2015
GURU DIGURUI

Guru di gurui
Kita bukan kami
Kata wa guru
Tentang tata bahasa

Belajar berenang
Agar tak sia sia                                                                                                                                   
Itu kata saya
Ditengah lautNya
Saat badai melanda





09 Januari 2015

HAKIKAT

Aku anggap salah
Benar bagi mereka
Aku anggap racun
Madu bagi mereka

Satu jalan salah baik bagiku
Ketimbang seratus kebenaran jalan mereka
Hakikat ilahiahku
Hakikat manusiawiku
Datang bersamaan
Ketikaku pandang cermin
Aku melihat diriku sendiri



01 Januari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar